GA MAU KULIAH LAGI, MAUNYA NIKAH AJA!

Being married isn’t easy. You have to deal with this stranger when you yourself actually still having so much hard times dealing with yourself. And it takes forever, till death separates you two. Bagian mananya yang bikin kamu lebih pilih menikah dibanding kuliah? Kuliah empat tahun standarnya, kalau leha-leha mungkin sampai sepuluh tahun. Lah, nikah? Seumur hidup! Continue reading “GA MAU KULIAH LAGI, MAUNYA NIKAH AJA!”

Advertisements

NWLK: Kuliah di luar apa dalam kota aja?

Nineteen and Would Like to Know: Kuliah di luar apa dalam kota aja?

Dari pertama aku ‘ditugaskan’ kuliah ga keluar dari Jambi (kemarin itu), aku bahagia sih. Secara aku engga perlu ribet, kalau butuh sesuatu kan gampang. Print tugas juga mudah, gratis pula. Mau jajan ya, tinggal minta kan? Pokoknya enak warbyasah. Aku juga kalau perhatiin teman-temanku yang pada anak rantau, rasanya bersyukur sekali, haha. But then i quit dan spend less than half year to study properly, siap-siap untuk seleksi putaran ke dua. Lalu semua pilihanku pada diluar kota, terdekat di Palembang, tapi itu ada di nomor tiga. Lalu lagi, keterimanya di nomor satu, dan ternyata terjauh, Surabaya. Kalau naik pesawat itu, transit sekali di Jakarta. Continue reading “NWLK: Kuliah di luar apa dalam kota aja?”

NWLK: Kapan engga jomblo lagi?

Nineteen and Would Like to Know: Kapan engga jomblo lagi?

Aku dari dulu juga jomblo, punya gebetan pun belum pernah, paling kagum doang. Tapi sekitarku selalu aja bunga-bungaan, suka-sukaan lah, pacaran lah, gebet si ini si itu lah, putus nyambung pun sering, jadi ini bukan hal langka lagi. Pernah engga aku bertanya-tanya kapan aku yang ada di posisi mereka? Pernah— malah ga wajar kalo udah segitunya dan aku engga kepikiran ini. Tapi aku engga ngebet punya pacar. Kenapa? Continue reading “NWLK: Kapan engga jomblo lagi?”

Kuliah keluar kota atau tetap bareng orang tua aja?

Aku baru sekitar delapan tahun tinggal di Jambi, mulai dari 2010 awal. Dan dari awal disini sampai lulus, sekolahku sama terus – dari kelas 5 SD semester dua sampai kelas 12 SMA.  Cuma segitu doang pun, aku sebenarnya pas kelas 3 SMP pengen pindah sekolah – karena bosan, tapi berakhir ga jadi karena belum ikhlas, haha. Makanya akhirnya ya, sampe lulus disana. Continue reading “Kuliah keluar kota atau tetap bareng orang tua aja?”

NWLK: Kalau Udah Tamat Mau Jadi Apa?

Nineteen and Would Like to Know: Kalau Udah Tamat Mau Jadi Apa?

Di Indonesia, usia coming of age jatuhnya sama dengan usia lulus sekolah, tujuh belas tahun (kalau kamu kelas 1 SD-nya umur enam tahun). Waktu udah nginjak usia segitu, kamu udah bisa punya KTP, bikin SIM, secara hukum boleh konsumsi alkohol, dan hal-hal lainnya yang sewaktu kamu masih enam belas belum boleh lakuin. Thrilling ya? Continue reading “NWLK: Kalau Udah Tamat Mau Jadi Apa?”

NWLK: Is twentys gonna be hard? Will being a grown up hurt?

Nineteen and Would Like to Know: Is twentys gonna be hard? Will being a grown up hurt?

Dear fellow soon-to-be-twenty, truth is… daku juga belum tahu, karena daku belum pernah dua puluh, masih tahun depan bulan Oktober. But i do observe my surrounding a lot, i spend a lot of time untuk sekedar diam dan coba bayangin gimana jadinya kalau aku ada di sepatu orang lain. Jadi, semoga ini membantu. Continue reading “NWLK: Is twentys gonna be hard? Will being a grown up hurt?”