NWLK: What is the purpose of life?

header note: ini bakal jadi penutup NWLK untuk sekarang, yeye! Kalau kalian punya pertanyaan lagi, silahkan komentar atau dm aku di instagram (mau kasih pertanyaan buat NWLK, gitu). terima kasih sebulannya!

Nineteen and Would Like to Know: What is the purpose of life?

Aku ga sengaja ketemu satu video di Youtube, dimana seseorang ditanya ‘apa itu hidup?’. Dia keluarin jawaban yang menurutku brilian, ‘hidup itu apa yang kita kerjain sekarang, apa yang lagi kita jalanin, apa yang kita lakuin’. Pas aku strucked sama jawaban simpel tapi brilian itu, aku tersadar sesuatu. Kita suka sok kasih jawaban keren dan segala macam, padahal sebenarnya jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan itu sederhana dan singkat. Jadi, kali ini aku coba simpel-simpel juga. Continue reading “NWLK: What is the purpose of life?”

NWLK: Terlalu aktif di kampus, bagus kah?

Nineteen and Would Like to Know: Terlalu aktif di kampus, bagus kah?

Kata orang-orang ya, kuliah itu jangan cuma putar-putar sekitar akademik aja, tapi juga soal soft skill kamu, misalnya leadership dan kemampuan kerja sama dengan orang lain. Jangan jadi mahasiswa yang kuliah-pulang kuliah-pulang. Lalu darimana soft skill-nya didapat? Ikut organisasi di kampus jawabannya. Continue reading “NWLK: Terlalu aktif di kampus, bagus kah?”

NWLK: Serba-serbi Dua Puluh Tahun

Nineteen and Would Like to Know: Serba-serbi Dua Puluh Tahun

Sekedar informasi, tahun ini aku baru masuk sembilan belas tahun, tahun depan baru dua puluh. Itu makanya di salah satu pertanyaan sebelumnya, sewaktu ditanya soal gimana dua puluh, aku tulis kalau aku juga have no idea. Tulisan-tulisan ini adalah caraku untuk belajar dan ikut berpikir untuk cari tahu. Kalian bertanya supaya tahu, aku menjawab supaya tahu, begitu. Continue reading “NWLK: Serba-serbi Dua Puluh Tahun”

NWLK: Kuliah di luar apa dalam kota aja?

Nineteen and Would Like to Know: Kuliah di luar apa dalam kota aja?

Dari pertama aku ‘ditugaskan’ kuliah ga keluar dari Jambi (kemarin itu), aku bahagia sih. Secara aku engga perlu ribet, kalau butuh sesuatu kan gampang. Print tugas juga mudah, gratis pula. Mau jajan ya, tinggal minta kan? Pokoknya enak warbyasah. Aku juga kalau perhatiin teman-temanku yang pada anak rantau, rasanya bersyukur sekali, haha. But then i quit dan spend less than half year to study properly, siap-siap untuk seleksi putaran ke dua. Lalu semua pilihanku pada diluar kota, terdekat di Palembang, tapi itu ada di nomor tiga. Lalu lagi, keterimanya di nomor satu, dan ternyata terjauh, Surabaya. Kalau naik pesawat itu, transit sekali di Jakarta. Continue reading “NWLK: Kuliah di luar apa dalam kota aja?”

NWLK: Kapan engga jomblo lagi?

Nineteen and Would Like to Know: Kapan engga jomblo lagi?

Aku dari dulu juga jomblo, punya gebetan pun belum pernah, paling kagum doang. Tapi sekitarku selalu aja bunga-bungaan, suka-sukaan lah, pacaran lah, gebet si ini si itu lah, putus nyambung pun sering, jadi ini bukan hal langka lagi. Pernah engga aku bertanya-tanya kapan aku yang ada di posisi mereka? Pernah— malah ga wajar kalo udah segitunya dan aku engga kepikiran ini. Tapi aku engga ngebet punya pacar. Kenapa? Continue reading “NWLK: Kapan engga jomblo lagi?”

NWLK: Kalau Udah Tamat Mau Jadi Apa?

Nineteen and Would Like to Know: Kalau Udah Tamat Mau Jadi Apa?

Di Indonesia, usia coming of age jatuhnya sama dengan usia lulus sekolah, tujuh belas tahun (kalau kamu kelas 1 SD-nya umur enam tahun). Waktu udah nginjak usia segitu, kamu udah bisa punya KTP, bikin SIM, secara hukum boleh konsumsi alkohol, dan hal-hal lainnya yang sewaktu kamu masih enam belas belum boleh lakuin. Thrilling ya? Continue reading “NWLK: Kalau Udah Tamat Mau Jadi Apa?”

NWLK: Is twentys gonna be hard? Will being a grown up hurt?

Nineteen and Would Like to Know: Is twentys gonna be hard? Will being a grown up hurt?

Dear fellow soon-to-be-twenty, truth is… daku juga belum tahu, karena daku belum pernah dua puluh, masih tahun depan bulan Oktober. But i do observe my surrounding a lot, i spend a lot of time untuk sekedar diam dan coba bayangin gimana jadinya kalau aku ada di sepatu orang lain. Jadi, semoga ini membantu. Continue reading “NWLK: Is twentys gonna be hard? Will being a grown up hurt?”

NWLK: Does love hurt badly? How can i avoid being hurted?

Nineteen and Would Like to Know: Does love hurt badly? How can i avoid being hurted?

First thing first, yang namanya love selalu bakal menyakitkan— entah love untuk keluarga, untuk orang tua, untuk teman, untuk sahabat, untuk pasangan, even untuk diri sendiri. Kenapa? Karena love itu lembut sekali, jadi penanganannya harus sama lembut, sedangkan kita manusia seringkali adalah kebalikan dari kata lembut itu sendiri. Jadi ya, love will always hurt, seberapa usaha pun kita supaya engga menyakitkan.

Tapi apakah hurt-nya worth the pain or not? Continue reading “NWLK: Does love hurt badly? How can i avoid being hurted?”

NWLK: Dilema Cinta (Love 101)

Nineteen and Would Like to Know: Dilema Cinta (Love 101)

Kayaknya diusia segini salah satu yang jadi problem akutnya adalah soal cinta ya? Aku pribadi belum punya problem soal ini sih, problemku banyaknya involve my own world. Jadi ya, sesungguhnya aku tidak terlalu paham. Tapi aku banyak baca wattpad dan bukan jenis pembaca yang pasrah. Jadi kalau misalnya yang aku baca kayak bertentangan dengan pemikiranku sebelumnya, aku bakal jadiin itu bahan pikiran, jadinya ya, pengetahuanku soal beginian bisa naik level. Continue reading “NWLK: Dilema Cinta (Love 101)”