ransum buat 2019

Halo~ Sebentar lagi pengumuman SBMPTN. Serius, kalau ngomong kasar engga apa-apa, aku udah ketik itu semua disini sangking gemesnya. DIGANTUNG HAMPIR DUA BULAN, yang benar aja. Awalnya aku biasa. Lalu anxiety makan aku pelan-pelan. Aku jadi insecure. Iya, bagus. Makasih SBMPTN 🙂 Continue reading “ransum buat 2019”

Advertisements

is it too late now to say sorry~

I was reading this fanfiction in wattpad when i reached to this line of “i’m sorry”. Tadinya aku ya, baca biasa. Lalu aku berkelana, oke, maksudnya pikiranku yang berkelana. Sampai aku mulai bertanya-tanya. What’s with this i’m sorry? Apa sebenarnya kata maaf itu penting? Tapi kenapa ga sedikit yang udah minta maaf pun tetap mengulangi hal yang sama? Jadi esensi maaf itu dimana? Continue reading “is it too late now to say sorry~”

Second chance (or maybe even more). Apa mereka layak dapatin itu?

Engga semuanya langsung kita suka hanya dengan satu kesempatan. Engga semua lagu langsung jadi kesukaan kita setelah hanya denger sekali. Ga semua makanan cocok di lidah kita cuma dengan sekali cicip. Temen aja juga, ga semuanya langsung kita sreg cuma dengan sekali lihat. Continue reading “Second chance (or maybe even more). Apa mereka layak dapatin itu?”

Eco Bag For Lyfe!

Dulu sebenarnya aku ga concern sih, soal pemakaian kantong plastik. Soalnya ya, sedikit banyak aku lihat sendiri pentingnya kantong plastik di rumah. Apalagi dari dulu mami suka kumpulin kantong plastik, dilipet rapi, disimpan, buat dipake lagi suatu ketika nanti. Jadi waktu ada wacana(?) kantong plastik bayar, agak “hem, why?”. Tapi lalu aku tersadar soal bahayanya kantong plastik. Continue reading “Eco Bag For Lyfe!”

Aku ga disayang ya?

Setelah jadi kakak buat tiga orang adik selama em, kurang lebih sebelas tahun; jadi kakak buat dua orang kurang lebih empat belas tahun; jadi kakak buat satu orang selama kurang lebih tujuh belas tahun; aku bisa bilang aku cukup berpengalaman jadi kakak (kalau yang begituan ada, lol). Ditambah gimana pola pikirku yang terus berkembang, lebih kurangnya aku udah ngeh dan ngerti sulit senang, pahit manis, hitam putih, hambarnya jadi seorang anak. Continue reading “Aku ga disayang ya?”

#TeamHidupCerdas

Topik begini kayaknya udah lazim, banyak banget yang udah singgung-singgung soal ini. Dan sesungguhnya beginian ga perlu sampe segitu diulang-ulang, karena ini tuh common sense aja gitu, sesuatu yang sederhana dan sewajarnya semua ngerti. Cuma ya, justru yang mudah itu yang sering kita lupakan. Karena kecil, rasanya jadi ga perlu dapat perhatian(?). Continue reading “#TeamHidupCerdas”