(ini cerpen, tapi judulnya tidak ada)

“Aku kangen.”

Continue reading “(ini cerpen, tapi judulnya tidak ada)”

Advertisements

Gundah Gulana-nya Tanggal 8 Mei (3/3)

Harusnya ini kemarin. Iya, tahu. Tapi sekarang sudah 8 Mei, Hari Selasa, D-Day, Hari H! Semalam aku bangun jam dua pagi buat belajar sampe jam tiga, lalu tidur, lalu jam setengah enam bangun buat baca alkitab pagi bareng, lalu tidur lagi sampe jam, em, sembilan? Di jadwal ternyata aku buat mulai belajar jam sepuluh, tapi kemarin aku baru belajar jam dua belas, lol. Sekarang jam tujuh, dan aku mengantuk. Tadi pagi jam dua bangun kayak kemarin, tapi ga sampe sejam belajarnya, empat puluh menit gitu. Semangat yang Saintek! Enak ya, TKD duluan, jadi udah plong duluan, hem. Continue reading “Gundah Gulana-nya Tanggal 8 Mei (3/3)”

Gundah Gulana-nya Tanggal 8 Mei (2/3)

Halo. Hari ini 6 Mei 2018, Hari Minggu. Aku niatnya mau belajar, jadi hari ini ibadahnya yang jam 09.30, itu makanya sekarang, jam setengah dua, aku ada di rumah sendirian di depan notbuk dan hape dan kertas dan bundel soal. Tadi udah buka puasa (aku puasa sampe jam dua belas selama sudah beberapa minggu, nanti aku kembali ke topik ini ya), udah bikin teh dan lagi didinginkan di kamar dengan bantuan air-con, pokoknya semua sudah siap. Tapi lalu aku rasa mengantuk 🙂 Tapi lagi karena harinya sudah dekat sekali, aku engga boleh sia-siain waktu. Setelah ini semua… kita lihat nanti, lol. Continue reading “Gundah Gulana-nya Tanggal 8 Mei (2/3)”

Gundah Gulana-nya Tanggal 8 Mei (1/3)

Halo. Ini ditulis tanggal 5 Mei, H-3 SBMPTN 🙂 Eh, iya kan ya? Kan ujian tanggal 8, dari lima ke delapan kan tiga(?). Pokoknya tanggal 5 Mei, malam minggu, sambil whatsapp sama temenku sesama pejuang.  Ini sebenarnya engga penting, tapi aku deg-degan banget, jadi mikir, mungkin kalau ditumpahin ke tulisan bakal agak faedah deg-degannya, hehe. Jadi ini bakal kayak ga ada tujuan selain kurangin nervous-nya aku. CIYE JADI PELAMPIASAN AKU, hahaha.

Continue reading “Gundah Gulana-nya Tanggal 8 Mei (1/3)”

Explaining My Old(?) Works

Aku bakal selipin banyak sekali hasil comot-comot dari sekian cerpen yang udah kubuat. Kalau kalian penasaran sama fullnya, kasih tahu, biar aku masukin fullnya. Yang comotan disini purposenya cuma biar kita bisa dalam halaman yang sama, kalian paham apa maksudku, gitu.

Seperti yang kalian tahu, aku em, lumayan suka nulis. Dan sesungguhnya dulu lebih interest buat nulis fiksi gitu. Tapi lama-lama ngisi blog… Kemampuan bikin fiksiku jadi kayak pelan-pelan goes downhill, hahaha. Tapi sekalinya lagi ngide gitu ya, terus aku realisasikan, nanti sampe berhari-hari cuma bisa kepikiran itu dan kerjain itu doang. Selalu ga paham gimana kerja otakku. Continue reading “Explaining My Old(?) Works”

Flash Fiction: break-up

Kupikir kita akan bertahan lama. Bukan ekpektasi yang muluk-muluk, setidaknya lebih dari tiga tahun. Mengingat bagaimana antusiasnya kamu soal hubungan kita, bagaimana besarnya mimpimu kalau lagi bicara soal kita. Tidak sekali dua kali aku meringis mendengar begitu cerianya suaramu kalau sudah begitu. Dulu kupikir itu berlebihan. Kamu terlalu yakin kalau kita akan bisa berjalan sejauh itu. Sampai akhirnya aku jadi ikut terbuai omongan dan mimpi indahmu. Continue reading “Flash Fiction: break-up”