Everybody has their own preferences. Respect them, respect yourself.

You know what, i think i need to stop “reacting” to things. Sejauh ini tulisanku selalu karena aku bereaksi terhadap sesuatu. Misalnya dari omongan orang, dari gimana diriku sendiri lihat diriku sendiri, dari media sosial, dari ini itu. Engga ngerti sebenarnya kenapa aku bisa seresponsif itu. Aku kira kayaknya aku benaran sudah sebingung itu mau ngapain lagi. (TULIS CERPEN, HANA, ITU YANG HARUSNYA KAMU LAKUKAN!) Continue reading “Everybody has their own preferences. Respect them, respect yourself.”

TGIF!

Aku kesandung tuh udah cerita lama, kalian udah sering jadi saksinya lewat ngebaca tulisanku disini, mau pun liat secara live. Atau aku luka juga udah beberapa kali. Jadi kayaknya kalo aku ceritain ‘kesandungan’ aku lagi, kalian bakal mikir ‘yaampun, ini anak jatuh lagi? Kasian bener idupnya.’ Truth is… hana itu ceroboh, ceroboh itu hana. (Notice the difference? Saat jadi Johana, aku engga ceroboh :3 saat aku kesandung, itu saat dimana jiwanya hana bangkit!) Jadi, marilah kita tidak usah bahas-bahas perihal kesandungnya aku lagi minggu ini. Kita cerita tentang yang lain saja. Continue reading “TGIF!”