ngelucu sendirian

Jadi aku lagi berbaring menunggu tidur sambil baca wattpad. Tetiba aku pengen bersin, jadi aku inhale sedikit (tarik napas). Aku tidur telentang selimutan dan ada guling di pelukanku. Pas aku inhale, tali yang buat sarung gulingnya masuk mulut. Serius, itu idiot banget, HAHAHA. I ended up laughing sampe Cia tanya “kenapa sih dia?” XDDD apa hidupku sekomedi itu ya?

Naik Level!

Happy friday! Cepet sembuh dan cepet balik buat mas Syuga dari BeTeS :’) Aku sedih lho, mas, kamu sakit begitu; sampe operasi segala. Aku jadi ga bisa liat mas di acara akhir tahun deh :((( Tapi gapapa, kesehatan mas yang paling penting! Lain kali hati-hati kalo main di dorm. Besok-besok kalo nabrak, bikin yang ditabrak yang luka; kayak kalo nabrak dinding, dindingnya yang rubuh XD …kangen liat senyumnyaaa :’) Continue reading “Naik Level!”

Curhat

Sebenarnya hari ini emang niatnya cuma ngepost dua pembelajaran hidup(?) saja. Tapi apa daya, cerita di kepalaku minta diceritain ke kalian, jadinya ya ini nulis lagi (18.16). Continue reading “Curhat”

Belajar Nulis

Kurasa update kali ini bakal ngebosenin, karena isinya bukan curhatan. Hari ini aku mau berbagi (eakk) masalah tulis menulis. Jadi, daripada kecewa (yakali) karena gabisa baca curhatku, langsung close aja 😌 Curhatnya besok baru aku rilis. (mestinya begitu)

Aku udah mulai nulis (beneran nulis karena aku suka atau emang pengen, bukan karena paksaan [re: tugas sekolah]) sejak sekitar pertengahan 2013. (Baca lengkapnya disini)

Selain banyak nulis (anggap aja kayak latihan), aku juga banyak baca karyanya orang lain. Banyak sih pelajaran yang bisa didapat. Inspirasi juga banyak (inspirasi beda jauh banget sama plagiarisme ya). Aku kan juga seorang yang suka menyimpulkan (hampir) segala sesuatunya sendiri, jadi kalau baca (ga cuma satu tentunya) dan dihayati (entah apa lah ini), aku bisa ngerti (sedikit) tentang gimana tata penulisan yang benar.

Well, karena based on what i’ve read, tips yang dibawah belum tentu bener sih😓 Tapi ya, menurutku, tips nya bakal ngebantu kalian buat menelurkan🐣 karya yang (sedikit) lebih berisi dan nambah kemampuan menulis kalian.

Oh, tips yang kukasih dibawah ini berlakunya buat Bahasa Indonesia ya. Mulaii~

I try not to begin a sentence with ‘and’ (dan). Selain kurang enak dibaca, penggunaan ‘dan’ setelah titik juga menghambat kreatifitas kamu.

Lian berjalan lurus tanpa menoleh, berkeinginan pun tampaknya tidak. Dan aku hanya mampu terdiam menerima perpisahan darinya.

Lian berjalan lurus tanpa menoleh, berkeinginan pun tampaknya tidak. Sedangkan aku hanya mampu terdiam menerima perpisahan darinya.

Coba baca pelan-pelan keduanya pakai penghayatan banget. Contoh kedua lebih nge-feel, ya ngga? Contoh pertama kesannya lebih ke yang kaku gitu, dan antara kalimat satu dengan dua kurang nyambung rasanya. Kalau di analogikan, kalimat pertama itu kayak kaki ukuran 30 dalam sepatu nomor 31. Muat sih, tapi kegedean, engga pas.

Kata lain yang sering dipakai untuk mengawali kalimat yang kurang pas lainnya adalah kata ‘yang’.

Mereka semua telah menunjukkan jati diri aslinya. Yang kukira adalah teman baikku ternyata membenciku setengah mati.

Mereka semua telah menunjukkan jati diri aslinya. Kukira mereka teman baikku. Tapi ternyata tidak, mereka membenciku setengah mati.

Pemakaian ‘yang’ ini sama halnya dengan ‘dan’ tadi. Kalau dipakai di awal kalimat, pengembangan kalimatnya terhambat. Jadi kalau ‘yang’ nya diganti dengan kata lain, tulisanmu bisa jadi lebih berisi (karena penambahan kata atau kalimat) atau lebih hemat (tapi straight to the point dan mudah dipahami).

Tapi, tapi, aku pernah baca sekali, dimana seorang penulis (pemilihan kata dia ini luar biasa keren) pakai kata ‘yang’ di awal kalimat. Jadi ya lagi-lagi, sesuaikan sama kamunya aja.

Memang jadi agak sulit sewaktu menulis. Soalnya kamu mesti muter otak buat cari kata (atau kalimat) lain pengganti kata ‘dan’ sama ‘yang’ tadi. Tapi justru bagus buat ngembangin kemampuan nulis dan memperbanyak kosa kata kamu.

Terus juga, tips diatas cuma berlaku kalau kamu mau nulis cerita (entah itu fiksi atau pun non-fiksi). Soalnya kalau dalam puisi, kedua kata bisa dipakai dan rasa-rasanya pas aja.

Nah, jadi udah bisa dong ya, nelurin karya tulis yang keren👍👏 Well, kalau mau minta saran dariku, misalnya kalian bikin cerita begitu, bisa langsung email aja. Aku buka email sering-sering kok, at least lima sampai enam hari dalam seminggu, jadi bagusnya lewat situ aja. Aku bakal bantu sebisaku (asal bukan buat prmu aja, awas loh ya😤)

Ingat, semua orang itu bisa menulis dan pasti punya gaya tulisan masing-masing. Menurutku, engga ada yang namanya jelek atau pun bagus, karena tulisan kan isi hati dan hasil pemikiran seseorang, jadi gabisa di nilai dengan sekedar bagus atau tidak.

Semangat, Penulis-penulis Muda!