19 again!

Happiest birthday to everyone who share the same date with me! May our path filled with lots of good things<3

Tahun lalu aku buat birthday note juga engga, sih? Seingatku selama SMA aku ga ada absen untuk buat, hehe. Ganjil sih ya, postingan weekly ga jalan tapi ini muncul, huhu.

Anyway! Pertama-tama aku jelas berterima kasih banget sama semua-mua-muanya yang udah nyempetin wish me a happy birthday, they mean a lot to me. Menurutku, hal yang paling sulit dilakukan oleh orang dewasa adalah to be happy, jadi doa semacam ‘happy birthday’ itu kedengaran indah banget. SEMOGA KALIAN BAHAGIA JUGA!

Aku pikir, 19 tahunku kali ini well spent, kind of. I did a whole ton of shits. Aku kesel, aku sedih, aku bahagia, aku nangis. Aku bikin orang kesel, bikin orang pusing, bikin orang bahagia, bikin orang kecewa. Aku bertumbuh banyak, aku belajar banyak. Dan semuanya jelas-jelas karena surrounding-ku. Jadi tentu saja banyak-banyak terima kasih untuk mereka. Terima kasih juga kepada Hana yang umur 19 tahun karena tidak menyerah begitu saja meskipun life was such a bitch.

Em, 20 tahunku maunya sih, aku isi dengan lebih banyak life lesson. Mungkin aku harus kurangi berisikku? Juga engga mau ramah-ramah lagi, haha.

There was this one friend yang bilang aku sok femes karena being friendly. Padahal friendly-nya aku itu hasil aku belajar bertahun-tahun. Padahal friendly-nya aku itu butuh banyak banget usaha dan kerja keras. Engga tahu deh, bingung. Ya apa ya, kalau bisa jadi seseorang yang disenengin banyak orang dan ninggalin kesan baik sama mereka, kenapa harus jadi orang yang diinget sebagai si judes dan sombong? Toh, semua orang berhak dibaikin dan dapat perlakuan menyenangkan, terlepas dari bagaimana dia dipandang orang lain. Aku juga berhak untuk pilih jadi ramah kalau aku memang capable dan nyaman jadi begitu.

Tapi kenapa aku harus kepikiran ya, haha.

But still, my 19 was my best. Cuacanya ga selalu cerah, tapi aku menikmati itu pada akhirnya. Teman-teman ga selalu bikin hatiku senang, tapi aku belajar untuk be okay with it. At least ada lebih banyak hari ketika aku bahagia dibandingkan being upset over something. God creates me to learn how to be joyful, to bring joy to my surrounding, and i’m working on it.

Also, thank God karena Dia ga nyerah sama aku, haha. Sejujurnya aku masih blur soal tujuan hidup, even lulus nanti bakal jadi apa dan ngapain juga masih banyak bingungnya. Aku juga jadi banyak bertanya-tanya soal eksistensi Dia. Tapi ada aja cara yang Dia lakuin buat remind me kalau He is indeed right beside me dan ikut ngalamin yang aku alamin. He’s been my bestfriend ever since i was born, bestfriend yang sering aku lupain tapi ga pernah lupain aku.

Well, aku pikir cukup, hehe. Sampai ketemu di kesempatan selanjutnya!

Have a great week ahead, people!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s