minggu depan kuliah (lagi)

Berapa minggu ya, aku ga nulis? Dua? Tiga? Maafkan aku. Bukan perihal koneksi internet, tapi i really did nothing these past weeks, jadinya ga ada cerita. Aku udah di Surabaya, tapi karena memang ospek jurusan masih lama, aku ya, ga ngapa-ngapain. Ah, i miss home already!

Minggu setelah aku sampai di Surabaya, aku ada kegiatan dari Senin sampai Jumat-nya, terus Sabtu sama Minggu kosong. Semua kegiatan itu pada berhubungan sama keperluan ospek nanti, kayak rapat, simulasi, gitu-gitu deh. Aku juga mulai cicil dokumen untuk keperluan beasiswa bareng temenku. Jadi sebenarnya ga gabut banget ya… Tapi ya, gitu deh.

Minggu setelahnya, hari Selasa dan Rabu aku ada rangkaian seleksi untuk beasiswa. Karena aku tipe anak yang suka tetiba males (itu makanya aku suka batalin acara cuma beberapa jam sebelumnya, hahaha), aku sebenarnya udah mau ditch aja. Tapi paksain diri, akhirnya bergerak juga. Sebenarnya Rabu itu interview yang adalah lanjutan sebelumnya. Jadinya ga semua dipanggil. Aku sesungguhnya pas Selasa balik ke asrama, agak berharap supaya ga lolos ke interview, sangking malesnya! Terus kelar seleksi yang Selasa, aku tidur siang. Bangun-bangun ada email, katanya aku lulus ke tahap interview… Bersyukur sih, tapi kok ya, kenapa lulus, huhu. Jadinya Rabunya aku interview, terus balik ke asrama kemudian ke perpustakaan buat wifian.

Sejak balik ke Surabaya dan aku gabut banget (karena kegiatan kuliah juga belum mulai), aku jadi hobi GrabFood, hahaha. Semalas itu aku keluar dari kamarku. Tiap malam pasti aku ke depan asrama, cuma buat terima pesananku. Shout out to those drivers who helped me through the days!

Beberapa hari lalu, aku segitu greget sama drama yang aku lagi tonton sampai-sampai tidur jam empat pagi. Bayangin, itu udah jam orang bangun, tapi aku baru tidur! Mana jam enamnya kebangun pula, ga puas. Pas jam sepuluh aku bangun lagi karena mau siap-siap ke gereja, i did something beyond my rationality.

Sesungguhnya selama liburan kemarin, aku udah mau minta dipotongin poni sama mami (my mom is the best hairdresser in life!). Tapi aku tuh males bilang, nahan-nahan mulu, akhirnya balik Surabaya engga pendekin rambut, potong poni juga engga (sejak semester satu, pendekin rambut udah jadi kayak tradisiku sebelum balik Surabaya, biar ga kepanasan). Pas aku kebangun jam sepuluh itu, tiba-tiba aja pengen banget potong poni, mau coba potong sendiri.

Jadilah, aku berdiri depan cermin dan pegang gunting. Selanjutnya tiba-tiba aku berponi, HAHAHA. Sampai sekarang aku belum bilang orang rumah nih, kalau aku udah ponian.

Aku gabut banget nih, ya ampun. Mau ke luar juga, ntar malah buang-buang duit. Tapi di kamar terus ga ngapa-ngapain juga, ya apa. Aku cuma keluar kalau ambil makanan, ke kamar mandi, udah. Sisanya di kamar, tidur, duduk, nonton. Berasa banget penganggurannya.

Oh, teman sekamarku baru nih. Dua-duanya anak tahun ini, walaupun satu kalo ga salah inget bilangnya gap year. Me being the usual me, tidak tahu gimana caranya approach mereka. Yang katanya gap year itu anaknya ramah sih, jadi seringkali dia yang initiate pembicaraan duluan. Satunya nih, kayak aku pas pertama di asrama tahun lalu, banyak diemnya. Semoga saja setahunnya lancar ya!

I have no plans for couple days ahead, paling hari Minggunya ya, ke gereja. Terus balik…? Atau aku main? Yah, intinya semoga tidak buang-buang duit, ahahaha.

I am looking forward for my first day of college! (i should)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s