Nonton Sendirian: CHECKED!

Seperti yang sudah kalian ketahui (mungkin saja), aku ini suka aneh-aneh. Aneh dalam artian i find joy and peace from little things atau dari hal-hal yang buat orang lain biasa aja tapi itu sesuatu yang besar buat aku (sama kayak gimana aku selalu degdegan untuk hal-hal kecil, misalnya ketemu teman sekolah). Dari sekian banyak yang masuk ke daftarku, nonton film sendirian adalah salah satunya!

Jujur saja, sebenarnya aku engga hobi ke bioskop. Aku pikir itu agak buang-buang uang. Lagian musti pergi-pergi untuk nonton doang itu ribet. Aku juga banyak waktu lebih seneng nonton YouTube. Setahun mungkin cuma satu atau dua kali, dan seringnya sama Oreo (karena mereka berdua senang nonton).

Liburan kali ini liburan panjang pertamaku semenjak kuliah. Aku jadi engga tahu mau ngapain, soalnya aku juga jarang main keluar sama temen di sini (aku jadi agak liar kalau di Surabaya doang, hawanya beda, hahaha). Sehari setelah aku sampai di Jambi, aku udah langsung main sama beberapa teman dan Oreo. Besoknya udah lebaran gitu, plus Misel dan Sindi sudah kemana-mana. Sempat mau main sama Amel, tapi waktunya belum nemu yang pas, jadi masih ditunda dulu.

Pada akhirnya, tercetus ide untuk nonton sendirian. Mumpung akunya lagi ada uang lebih juga, ga apa kan, sekali-sekali. Aku kepikiran untuk nonton film lain, tapi venue-nya jauh dari rumah dan aku rentan sekali dengan serangan mager. Waktu aku keluar sama Oreo, aku ngeliat poster X-Men yang coming soon, lalu teringat dengan bagaimana senangnya aku nonton itu film (i love First Class and Apocalypse the best, ehe). Dan waktu aku kepikiran untuk tungguin itu film tayang, semesta berbaik hati memuluskan jalanku. Ya sudah, aku nonton X-Men: Dark Phoenix.

Aku pilih yang main agak sore, biar ga perlu keburu gitu lho. Dan apa ya, mungkin karena aku sendirian, jadi lebih leluasa aja soal waktu, lebih tenang aja gitu. Jadi ya, gitu, aku pilih jam agak sore.

I was super thrilled with this whole plan that i remember i do tiny tap dance with my feet 🙂

Film-nya super epik, i love everything about it (even though i actually complained a lot about specific doings of the character inside, i do this a lot too in real life)! I’m so in love with Magneto, he is just… h o t. Rating dari aku 12/10, hehe.

Setelah nonton, aku agak bingung mau langsung pulang atau jalan dulu. Ujungnya aku pulang langsung, melestarikan isi dompet, hehe.

To sum up the whole experience, going to the cinema alone is worthy (for those who don’s mind being alone and those who would enjoy being alone as much as i do). Aku bisa ngerasain sendirian tapi ga sendirian, ga sepi juga.

Yang agak jadi down side buat aku adalah karena aku sendirian, otomatis aku engga punya teman ngobrol, sedangkan aku ini tipe yang vokal banget, kalau nonton suka tanya, ngerespon, bicara (tentu saja denga suara kecil kalau di bioskop). Tapi lagi, menyoroti gimana seringkali orang tertarik nonton karena mau ikutin hype flow (yang aku sejujurnya agak ‘urgh’ gitu), kan susah konek ya, sama-sama ga paham atau aku yang frustrasi karena teman bicaraku ngga paham.

This has been such a fun new experience for me, i got to feel the excitement rush coming down my spine plus enjoying some time alone for something i’m putting interest in.

Selanjutnya aku mungkin bakal rampungin to-do list liburanku, bikin bookmark lucu!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s