gimana aku belajar bahasa inggris

Hola! Kali ini aku mau berbagi soal gimana suka duka (sok iya, haha) dan pengalamanku belajar bahasa inggris. Aku tulis ini bukannya karena aku merasa udah ahli banget, levelnya udah tinggi — engga. Tujuanku cuma satu, biar sama-sama bisa (meskipun memang cara orang nangkap pelajaran itu beda-beda sih ya, jadi ya, ga serta-merta cerita dibawah bisa kalian aplikasikan mentah-mentah). Kalau misalnya kalian punya cerita juga soal perjalanan kalian dan bahasa inggris, boleh banget bagiin ke yang lainnya lewat kolom komentar, hehe.

Aku belajar bahasa inggris kalo ngga dari pelajaran pas TK ya, pas SD. Sewajarnya ajalah ya, dulu aku ga tahu apa-apa, tapi karena mapel wajib jadi ngikutin. Aku ingat gimana catatanku selama SD sampe SMP itu isinya formula, yang S + V1 + O dan berbelas rumus lainnya. Kalau ulangan ya garap rumus, dihafalin satu-satu, terus buat contohnya yang kalimat positif, kalimat negatif, sama kalimat tanya. Biasa sih, kalimat positif dulu, baru diubah ke negatif sama kalimat tanya. Karena SD dan SMP sudah lama banget, aku ga inget banyak selain ngehafal rumus-rumus itu. Seingatku sih, dulu-dulu itu aku bukan siswa yang seneng bahasa inggris, aku lebih suka bahasa indonesia (meskipun soal ulangan yang pilihan ganda selalu minta digigit karena semua pilihan bisa jadi jawaban). Aku baru mulai ngeh sama konsep bahasa inggris kayaknya pas SMA.

Waktu SMA, aku udah ga banyak fokus sama rumus dan formula lagi. Tiba-tiba aja ngalir (ini konyol, tapi itu kata terbaik yang bisa aku pakai). Toh, aku udah paham kalau kebutuhan UN adalah paham arti, bukannya soal struktur segala macam (ada soal begitu, tapi ga banyak). Jadi kupikir aku engga ngerasa tertekan sama bahasa inggris. Waktu SMA juga, aku udah engga takut buat bicara atau nulis bahasa inggris kalau tukar pesan sama temen-temenku, biasanya sama Michelle, sama Cindy. Ya udah, lama-lama aku jadi suka campurin indonesia-inggris, karena aku sering nemuin ekspresi yang kupikir bakal lebih tersampaikan lewat bahasa inggris atau mungkin lewat bahasa indonesia.

Cerita lucu, aku pernah dimintain tolong sama guruku buat ngajarin anak kelasnya (beliau wali kelas IPS, aku anak IPA). Aku sempat nolak, tapi ya, namanya aku, jarang nolak, haha. Aku niat banget, bikin soal, bikin catatan, dan aku semangat banget. Tapi kayaknya teman itu engga deh, setelah pelajaran pertama, dia ngga muncul lagi. Aku sedih, rasanya kayak aku gagal, huhu. Tapi ya, lucu aja. Aku? Ngajarin orang lain bahasa inggris? Haha.

Jadi hal yang pertama yang penting soal kemampuan bahasa inggris adalah banyak latihan. Cuma teori dari pelajaran bahasa inggris di kelas itu ga cukup. Sama kayak gimana kalau bahasa indonesia cuma belajar teori tapi ga dipake, mana ngerti. Gimana biar bisa latihan? Mungkin bisa dengan nulis singkat, sekedar mungkin perkenalan diri atau gimana. Atau nge-cover lagu, bisa belajar pengucapan dan nambah kosa kata kalau sambil dicari lirik dan artinya. Lebih bagus lagi kalau kamu berusaha untuk bisa interpretasikan sesuai pemahaman kamu, jadi lebih lengket gitu. Bisa juga dengan percakapan sehari-hari sama temen, jadi temukan lingkungan yang bisa dukung kamu untuk itu. Kalau memang kesulitan, bisa kontak aku — aku bantuin dengan senang hati, biar belajar bareng kita.

Selanjutnya adalah engga perlu ribetkan diri dengan grammar (kecuali buat tulisan). Karena orang asing itu toleran banget lho, mereka ga riweuh sama struktur kalimat yang kamu ucapin. Toh, kalau kosa katanya benar, pesanmu tersampaikan dengan baik, benar kan? Dan itu yang penting, pesannya nyampe. Karenanya pelajari banyak kosa kata. Ketika kamu temuin kata baru, usahakan untuk elaborasiin kata itu ke dalam kalimat dan percakapan kamu sehari-hari. Kamu juga bisa tulis dan tempel di kamarmu biar gampang dilihat. Atau pakai kartu gitu — tulis di kertas seukuran kartu remi, satu sisi ditulis dengan bahasa inggris, sisi lainnya kamu tulisin terjemahannya, mungkin bisa sama contohnya juga.

Cara lain yang bisa kamu pakai adalah belajar lewat lagu atau film. Nah, kalau aku pribadi, biasa suka download film dengan subtitel bahasa inggris, bukan bahasa indonesianya. Jadi sambil nonton, aku belajar soal struktur, kosa kata, sekalian belajar baca dan dengar (untuk pengucapannya). Karena aku seneng kpop, aku juga coba untuk cari yang ada lirik korea dan terjemahan bahasa inggrisnya (walaupun sebenarnya kadang meleset gitu terjemahannya), nonton drama juga cari yang subtitel bahasa inggris.

Dari pengalamanku, seringkali maksa buat belajar dan ribet-ribet memang perlu. Ga cuma bahasa inggris, aku juga alamin itu sama aljabarnya matematika. SMP entah belajar apa aku, haha. Tapi waktu SMA mulai, aku malah lancar ngerjain aljabar. Makanya aku pengen semangatin kalian yang masih sekolah, yang sampai les bahasa inggris segala — jangan nyerah! Sekarang kamu masih ga paham, belum mudeng, tapi jejalin aja terus. Percayalah, kamu bakal bersyukur suatu saat nanti karena engga berhenti belajar dan usaha.

Tetap semangat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s