ransum buat 2019

Halo~ Sebentar lagi pengumuman SBMPTN. Serius, kalau ngomong kasar engga apa-apa, aku udah ketik itu semua disini sangking gemesnya. DIGANTUNG HAMPIR DUA BULAN, yang benar aja. Awalnya aku biasa. Lalu anxiety makan aku pelan-pelan. Aku jadi insecure. Iya, bagus. Makasih SBMPTN 🙂

Tapi tidak, ini isinya bukan dissing that friking exam, tapi em, know how (entahlah, baca saja) untuk gimana belajar materi SBMPTN, khususnya SOSHUM, karena aku kan sekarang anaknya SOSHUM. Em, ini isinya ya, dari pengalamanku belajar sih, jadi yah, begitulah. Semoga membantu. Kalau engga ya… yaudah, maap.

Secara kesuluruhan sih, yang paling penting adalah banyak kerjain soal tahun tahun tahun tahun tahun lalu. Soalnya pasti beda sih, sama tahun sekarangnya. Tapi dengan banyak kerjain punya tahun-tahun sebelumnya, kamu jadi terbiasa sama “pola” dan jebakan-jebakan didalamnya. Kalian bakal ketawa aja kalau udah mulai paham. Ketawa karena “kenapa akunya bego ya?”

Misalnya soal-soal hitungan matematika dasar. Aku… gatau lah ya, ini sugesti aja atau apa. Tapi selalu ada satu soal yang jawabannya itu angkanya sama besar dengan nomor soal. Misal soal nomor 41, nah, jawabannya 41 juga. Tapi cara dapat jawabannya ga semudah lihat nomor soal sih 🙂 Tetep kerjain sambil mikir. Cuma pas dapat hasil segitu tuh kayak, “dang it!”

Contoh lain dari soal TKD. Seringkali nanti sebenarnya jawabannya jelas banget, kayak itu depan mata banget emang. Masalahnya, itu isi pilihannya semua adalah istilah asing. Jadi triknya adalah kamu mesti banyak tahu istilah asing dan artinya, istilah asing dalam artian bukan cuma bahasa inggris tapi memang ‘istilah’.

Lalu untuk TKPA… Banyak konsentrasi sih, paling penting. Kemarin aku karena keburu lelah cari venue, keburu drop, jadinya ga bisa jawab banyak. Dan bahasa inggris kemarin itu… minta dicium. Intinya ya, banyak kerjain yang tahun-tahun sebelumnya. Itu ngebantu banget.

Oke, sekarang TKD.

SejarahGa usah banyak ngarep 🙂 Ga apa-apa. Banyak banget emang bahasannya, kelewat luas. Dan ini kan ga ada kisi-kisi pula. Jadi wajar kalau memang kesulitan sama Sejarah. Aku pribadi paling nyeselnya karena dulu pas SMA ga belajar Sejarah bener-bener. Belajar cuma biar ujian ga merah, tapi itu pun tetap merah 😦 Miris ya, sama sistem begitu.

Geografi… Hem. Belajar konsep sih, paling penting. Kalau konsepnya kamu udah ngeh, bisa sih, harusnya. Sama banyak istilah juga kalo Geografi. Aku pengen banget bisa bagi banyak perihal Geografi, tapi aku… engga ngerti juga sama Geografi. Cuma bisa dasaaaaaaaaaaaaaaaaaaar banget, sedasar itu, hehe.

Sosiologi! Favoritku, dan mungkin memang paling favorit sama yang lainnya. Karena Sosiologi ini simpel, tokohnya banyak sama, dan merakyat, kita ga perlu susah untuk bisa lihat implementasinya. Kayak orang naik jabatan, anak tukang sampah jadi dokter, itu kan banyak fenomenanya. Dan ya, Sosio ini simpel, sekali lagi. Soal penyimpangan sosial, mobilitas sosial, begitu-begitu.

Ekonomi ini jadi favorit keduaku. Serius, i’m falling hard buat Ekonomi. Aku sampai mau-mau aja kalau misal disuruh kuliah jurusan ekonomi. Sayangnya kayaknya buat belajar ilmu ekonominya aja ga pake akuntansi kayaknya ga ada ya 😦 Ekonomi itu asik, apalagi kalau kamu udah paham konsep. Buat SBMPTN sendiri sih, yang paling penting menurutku soal permintaan penawaran, lalu turunan-turunannya (banyak juga akhir-akhirnya, lol). Tapi gini, kalau kamu udah paham soal permintaan penawaran, apa yang bikin dia gerak kiri kanan, jadi ga sulit buat kamu kerjain soal. Inget gimana bentuk grafiknya. Terus setelah permintaan penawaran, ada elastisitas. Nah, itu juga simpel, aku suka(?). Ekonomi makro juga dipelajarin, yang soal pengganda segala macam, soal ekspor impor. Lalu soal kebijakan moneter dan fiskal juga! (kan, pas Ekonomi banyak yang mau ditulis sangkin cintanya)

Aku salah satu dari sekian yang engga pake bimbel. Well, sebenarnya aku menyarankan, kalau memang ada dananya, ya bimbel aja. Lebih asik, ketemu temen juga kan? Terus ga perlu payah mikirin kunci jawaban, karena dari lembaga bimbelnya langsung (terlepas benar atau salah, pokoknya ada satu jadi acuan gitu lho). Dan ada pembimbing!

Tapi kalau kamu pilih untuk tidak ngebimbel juga oke. Ada banyak kok, soal dan kunci jawaban yang tersebar di internet. Walaupun aku beberapa kali bilang aku struggling karena kunci yang beda-beda, pelan-pelan kamu bahkan bisa ‘nilai’ sendiri apakah jawaban dari kunci itu valid atau tidak. Aku engga bimbel dan baik-baik saja, cuma banyak makan hati lihat kunci jawaban, lol.

Sebenarnya tujuan belajar dari soal adalah untuk ke-trigger cari tahu. Gampangnya, sebuah soal jawabannya ada di pilihan b, kita jadi kedorong cari tahu apa itu di pilihan a dan pilihan lainnya. Jadi belajarnya begitu.

Aku pribadi merasa cara belajar begitu lebih efektif dari pada kamu cari materinya banyak-banyak, akhirnya ga sanggup baca semuanya karena banyak banget. Kayak buku cetak sekolah, HA 🙂

Terus kalau ketemu istilah atau misal sesuatu gitu, aku tulis di selembar kertas. Di depannya tulis istilah, belakangnya penjelasan soal istilah itu. Cara belajar begitu efektif kalau misal materimu banyak dan kamu mudah kebalik-balik. Setidaknya itu yang aku dapatkan setelah kurang lebih satu semester kuliah dan ketemu histologi kemarin. Cara itu helped a lot!

Tapi yah, aku percaya tiap kita punya cara belajar terefektif yang beda-beda. Sebuah cara yang kamu baca di internet mungkin bekerja untuk beberapa orang, tapi buat kamu dan beberapa yang lain mungkin tidak. Butuh waktu sih, memang buat kenal begituan soal dirimu sendiri.

Oh, kalau ditanya ada engga rekomendasi ujian lain selain SBMPTN buat bisa masuk PTN? SIMAK UI bisa dipertimbangkan. Karena ternyata em, paketnya aja yang beda, ada soal yang sama… apa sih? Itulah. Intinya belajarnya enak. Aku kemarin referensi belajar dari soal SIMAK UI dan yah, itu lebih dari sedikit ngebantu. (sayang aja SIMAK yang deket jadwalnya kemarin itu buat kelas internasional…)

Ya sudah, itu saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s