Explaining My Old(?) Works

Aku bakal selipin banyak sekali hasil comot-comot dari sekian cerpen yang udah kubuat. Kalau kalian penasaran sama fullnya, kasih tahu, biar aku masukin fullnya. Yang comotan disini purposenya cuma biar kita bisa dalam halaman yang sama, kalian paham apa maksudku, gitu.

Seperti yang kalian tahu, aku em, lumayan suka nulis. Dan sesungguhnya dulu lebih interest buat nulis fiksi gitu. Tapi lama-lama ngisi blog… Kemampuan bikin fiksiku jadi kayak pelan-pelan goes downhill, hahaha. Tapi sekalinya lagi ngide gitu ya, terus aku realisasikan, nanti sampe berhari-hari cuma bisa kepikiran itu dan kerjain itu doang. Selalu ga paham gimana kerja otakku.

Em, jadi kayak yang kutulis Sabtu kemarin di rambling di bawah flash fic yang aku posting, aku bilang soal banyaknya cerita yang kesimpan di notbuk dan engga aku rilis(?). Jadi setelah itu aku buka-buka dan liat satu-satu.

Ternyata banyak yang ga cuma cerpen gitu. Bentuknya kayak em, novelet ya, bilangnya? Itu deh. Dan aku pribadi, jujur saja, kadang kalau baca ulang itu suka bertanya-tanya, mungkin tepatnya mempertanyakan diri, HAHA. “Kok bisa sih, nulis ini?” Atau “Astaga,” lalu face palming.

So i thought to myself, kenapa engga sekalian bagi ke kalian. Jadi ya, begitu inspirasi awal update kali ini.

ps. tolong jangan komen soal betapa cringy-nya babies di bawah ya, karena aku juga… ga paham.

capture-20180428-164236

Sebelumnya, ini penampakan folder yang isinya buah(?) pikiranku. Engga cuma cerpen sih, sebenarnya. Kayak kalo aku nulis lirik gitu, aku masukin sini juga. Terus setifikat yang aku terima dari hasil nulisku juga ada di folder ini. Bahkan esay(?) yang bukan esay tapi aku sebut esay (apasih) ada di sini.

capture-20180428-164446

Ini isi folder cerpen. Banyak, iya. Aku kan udah bilang. Tolong jangan salfok sama judul-judulnya ya. Alay banget, absurd banget, iya tahu :’)

a. Lie

capture-20180428-164517

Ini salah satu yang bisa kusebut novelet. Seingatku ini udah ada di wattpad. Tapi aku lanjutin gitu, dan lanjutannya engga kumasukin wattpad. Kalau liat dari tanggal disitunya, aku nulis lima chapter ini dalam kurang lebih dua bulan. Jumlah kata per chapternya bervariasi, sih. Paling banyak kayaknya tiga ribu empat ratus kata lebih.

capture-20180428-164601

Oke, jadi ceritanya chapter 5 itu sebenarnya kayak udah epilog gitu, cuma tambahan kecil. Tapi aku liat, kayaknya belum selesai. Tapi lagi itu di judulnya malah ada kata finished… Apasih, Jo! Kayaknya aku kemarin itu niatnya mau bikin chapter baru…

Waktu aku selesai baca itu sampe kelar, aku lirik judulnya, yang muncul di kepalaku cuma, “lah, jadi kenapa? apanya yang kenapa?” lol :” Tadi itu bodoh banget aduh, aku sampe ketawa-ketawa sambil terus mikir “kenapa apanya kenapa?”

Aku buruk banget emang milih judul :”)

b. Diary of a Broken-hearted

capture-20180428-164846

Nah, ingat aku segitu ambisius mau selesaiin 100 bab? Ini dia hasilnya. Waktu aku tunjukin ke Amel, dia tanya, “kenapa dipisah per chapter…” Tapi aku emang begini kalau nulis, satu bab satu file. Entah kenapa, nyaman begitu.

Iya, bentuknya kayak puisi begitu sebenarnya. Tapi beberapa part aku udah terlalu lelah(?), jadi ada pake narasi juga. Cuma kebanyakan ya, puisi(?). Alay ya… :’) Ada banyak chapter lain lebih alay dari itu. Gara-gara aku nulis project itu, aku jadi susah nulis yang unyu-unyu. Rasanya ga familiar lagi, haha.

ps. jangan mencontoh kelakuan si tokoh di dalam cerita ya. kalo memang udah lelah, kalau memang sudah jelas sekali kalau cinta itu udah pudar(?), lepaskan saja lah. jangan suicide pelan-pelan.

c. la[NA]ta

capture-20180428-164944

Ini dia lanata yang suka aku pamer(?). Udah kelar, semua chapter udah di wattpad, silakan kesana kalau mau baca.

SUB-JUDULNYA NGALAY, IYA TAHU ;-;

d. SERENDIPITY

capture-20180428-165639

Kayak-kayaknya ini keluar setelah intro Serendipity dari Jimin. Hem. (Serendipity itu artinya kebetulan yang menyengkan!) Aku sejujurnya udah lupa ini mau gimana alurnya. Jadi yah… Begitu. Itu chapter dua aja belum kelar kayaknya.

Lagi-lagi sub judulnya… :’)

e. Love Perhaps

capture-20180428-165814

Sepertinya awal mula baby yang ini lahir karena… aku refleksi sama diri sendiri dan lihat betapa cerobohnya aku, lalu aku kembangkan(?). (guys, sebenarnya mulai menulis itu semudah itu :’) tapi kenapa aku selalu hacing hard time mulai ya)

Cerita yang ini juga belum kelar 🙂 As expected, lol.

Moving on!

capture-20180428-165032

Ini isi folder masterplans, prompts. Seperti namanya, isinya ya prompt, lalu kayak big picture calon-calon babies. Kadang aku suka kayak ngalamin sesuatu, liat sesuatu, lalu ke trigger mau nulis fiksi dari itu. Tapi seringkali aku mikirnya kayak ribet gitu, jadi kayak kelewat berkembang(?). Jadilah masterplan-masterplan itu.

Aku lupa dari mana aku bisa kepikiran soal paper cut itu :’) Paper cut itu kalau misalnya kita kegores kena pinggiran kertas baru. Perih ga sih? Padahal dilihat-lihat, kecil lukanya. Dan penyebabnya kayak simpel banget, cuma kertas. Jadi ya, aku kepikir begitu.

Oh, kayaknya juga setelah dengar lagi Paper Love dari Allie! Kalo ga salah ingat, dari lagi itu cerita kayak cinta kayak kertas. Aduh, itu deh pokoknya. Denger sendiri deh sana!

capture-20180428-165208

HAHAHA. Entah habis ngapain aku waktu itu. Entah kenapa aku bisa kepikiran kayak gitu. Entah apa isi otakku. Kata terakhir dari file itu memang pas. Bingung.

capture-20180428-165314

Itu dia isi folder songs, lirik lagu. Em, mungkin karena melodinya ga ada jadi lebih pas disebut puisi apa ya? Gitu deh.

Kalau yang masuk preview itu, aku terinspirasi dari gimana kata halo dan bye di bahasa Korea itu sama. Dua-duanya pakai ‘annyeong’. Hem, diingat lagi, kayaknya aku sempat ketemu deh melodinya mau gimana. Pertanyaannya adalah… apakah aku sempat rekam? :’)

capture-20180428-165547

Dalam beberapa folder lain di lokasi D, aku banyak bikin folder dengan nama X. Karena… isinya entah apa, gatau, ga jelas, makanya jadi x aja :’)

Sebenarnya mungkin beberapa itu calon buat isi blog. Tapi entah kenapa aku memutuskan untuk tidak posting dia di blog. Oh, sama tulisanku kalau lagi mumet banget, kayak self reflection gitu, disitu juga ada. Pas aku cek, ada beberapa yang ceritain soal isi pikiranku selama akhir tahun kemarin, waktu aku lagi di bawah dan struggling soal kuliahku. Nanti kapan-kapan masuk sini, apa ya? Lihat nanti deh ya.

DEMIKIAN isi folder tulisan. Banyak banget gambarnya, apakah loadnya jadi lama banget? 😦 Maaf ya. Mager ngetik, jadi screen capture aja.

Dipikir-pikir, sebenarnya nentuin judul engga sesusah itu kalau dari awal nulis udah tahu juntrungannya mau kemana. Permasalahanku adalah aku suka ga tahu mau dibawa kemana plotnya (mau dibawa kemana~ hubungan kita~~).

Dan aku ini mudah sekali terinspirasi(?). Mungkin karena aku pemikir juga ya, jadi gitu. Lihat ini, dipikirin, tercetus ide. Dengar itu, dipikirin, tercetus ide lagi. Jadi gitu. Engga sekali dua kali aku terinspirasi dari lagu yang kudengar. Kalau kalian perhatiin, ada yang judulnya Jenga. Itu dari lagu yang kudenger (kalo ga salah aku udah pernah cerita deh soal itu). Atau kayak yang kuceritain di atas, yang paper cut, itu juga. Dan banyak lainnya.

Life is short, art is long. Menulis itu seni, jadi ya, udah. Internet juga long sih, kalo menurutku. Kan, mulai ga jelas lagi ini maksudnya apa.

Yasudah. Selamat weekend!

2 thoughts on “Explaining My Old(?) Works

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s