Flash Fiction: break-up

Kupikir kita akan bertahan lama. Bukan ekpektasi yang muluk-muluk, setidaknya lebih dari tiga tahun. Mengingat bagaimana antusiasnya kamu soal hubungan kita, bagaimana besarnya mimpimu kalau lagi bicara soal kita. Tidak sekali dua kali aku meringis mendengar begitu cerianya suaramu kalau sudah begitu. Dulu kupikir itu berlebihan. Kamu terlalu yakin kalau kita akan bisa berjalan sejauh itu. Sampai akhirnya aku jadi ikut terbuai omongan dan mimpi indahmu. Continue reading “Flash Fiction: break-up”

#TeamHidupCerdas

Topik begini kayaknya udah lazim, banyak banget yang udah singgung-singgung soal ini. Dan sesungguhnya beginian ga perlu sampe segitu diulang-ulang, karena ini tuh common sense aja gitu, sesuatu yang sederhana dan sewajarnya semua ngerti. Cuma ya, justru yang mudah itu yang sering kita lupakan. Karena kecil, rasanya jadi ga perlu dapat perhatian(?). Continue reading “#TeamHidupCerdas”

jawaban yang kalian cari selama ini

header note: jangan salfok sama covernya ya, kangen aja, makanya dijadiin cover, hehe. sambil pilih foto, aku lihat-lihat yang lain, jadi ketawa-ketawa. itu pas habis pelepasan, yang aku, cindy, yelline, winda, jen, dan teman-teman lainnya jadi panitia :’)

I really don’t get what the heck is happening to this pure world… Aku ngecek stat, emang suka cek berkala gitu kan, lalu yang kulihat… bikin aku syok. Continue reading “jawaban yang kalian cari selama ini”