try again

No matter how hard it is, don’t ever blame God.

Aku kan instal aplikasi yang bakal kasih pertanyaan tiap harinya tuh, niatnya mau lihat perkembangan mental ku setahun ini. Aku udah mulai dari akhir tahun lalu. So yeah, aku seing lupa sih… Tapi ya udah lah ya.

Hari ini pertanyaannya simpel.

Siapa yang pengen kamu temui?

Engga perlu mikir lama, yang aku tulis adalah God. Iya, kalian engga salah baca. Aku pengen banget ketemu Tuhan dan minta peluk. Call me shameless karena masih mau minta peluk dan disayang padahal aku udah banyak dosa, but yeah, i do want a hug from Him– dan jawaban.

Aku belum pernah secara gamblang cerita masalahku ke kalian meskipun udah setengah tahun berjalan. I can not bring myself to tell you guys this. Maybe not now.

Tadi sore aku ngerasa diingetin. Selama ini aku terlalu treasure orang dan bukan Tuhan. Aku bilang aku sayang sama Tuhan, but i barely have time for us alone. Kalau mau doa selalu nunda-nunda, tapi kerjaan cerita sama Tuhan kalau kecewa, sakit, gitu-gitu. Aku mau dikasih tapi engga mau ngasih, singkatnya begitu. So i cried (mostly memang karena itu sih).

Jadi kalian jangan lupain Tuhan. Sayang sama keluarga, sama temen, boleh, boleh banget. Tapi prioritas tetap Tuhan. Utamain Tuhan. Jangan sampe sayang kalian ke orang-orang malah over-power sayang ke Tuhan. Gimana pun juga yang ciptain kalian, yang kasih kesempatan ke kalian buat ketemu orang-orang itu, ya, Dia seorang.

Cinta memang sesuatu yang menyakitkan. But it’s pretty, terlalu cantik sampai kita lupa sakitnya. Terlalu indah sampai kita rela terluka karenanya. Love is beyond this cruel world.

Aku pengen banget nangis kencang-kencang, yang bersuara gitu. Hari ini rasanya capek banget. Pengen teriak, pengen bilang, aku ini capek, tapi teringat kalau capeknya aku engga sebanding sama capeknya orang lain.

Jungkook cerita kalau yang bikin dia ngerasa sedih tuh apa, kata dia dia sedih kalau abang-abangnya (member lain) lagi having hard time. Waktu pertama tahu itu, aku cuma, wah, mengharukan. Tapi hari ini aku paham secara batin apa maksud Jungkook. Ah, aku bahkan nangis lagi ini.

Aku engga paham apa yang terjadi, tapi really, pikiranku adalah sesuatu yang berbahaya akhir-akhir ini. Dia terus-terusan bicarain soal mati, padahal sakit hatiku ga sebanding sama sakit hati yang aku timbulin buat orang lain. Jadi sering banget kepikir, kok kayaknya mati aja lebih– begitulah.

Lalu tadi dengar omongan yang bilang kelakuanku bikin orang tua cepet mati… Hatiku tergores, dalam. Benar-benar dalam sampai pikiran buruk itu datang lagi. I should’ve just died. What is actually am i doing with life? Aku tiba-tiba mikir pas itu, yang bikin ini semua jadi lebih berat adalah aku sendiri. Semuanya salahku.

Tapi jangan takut, aku masih takut sama pisau dan benda tajam. Sama cacing aja takut kok, i won’t harm myself, setidaknya engga secara physical 🙂

Welp, sorry you should see this side of me.

Have some rest, loves.

ps. berhenti ngehabisin waktu sendirian kalau kamu orang yang berani dan lagi super down. you might hurt yourself. jangan sendirian kalau lagi kecewa, kalau lagi sedih, kalau lagi marah, jangan biarin sisi gelapnya naik ke permukaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s