MY WAY, NEW BEGINNING, NEW THING, PROSES, TAHUN AJARAN BARU

faith

It is fascinating that the word faith bisa punya dua arti (bahkan tiga) yang kedengaran beda –meski sebenarnya kalau diperhatikan dan dimaknai, semuanya erat hubungan. Arti yang pertama adalah kesetiaan, yang kedua iman, yang ketiga kepercayaan (dalam artian keagamaan).

Kalo dibahasa Indonesiakan, ketiganya bener-bener disusun sama huruf-huruf berbeda (kecuali a-nya, hehe, what a receh joke, Jo, niceu). Tapi it is fascinating that they actually connected. How?

Pertama, kepercayaan. Kepercayaan yang aku maksud ini dalam konteks perihal personal dan God. Aku engga paham gimana juga sih, tapi dibanding kata agama, aku lebih suka kepercayaan. Buat aku pribadi, kata agama itu kayak apa ya, it gives off kesan kayak satu golongan tertentu, sesuatu yang jadi batas pemisah. Sedangkan kata kepercayaan ngasih satu kesan personal dan, aduh, gimana ya jelasinnya, denger dan ngucapin itu kata bikin sesuatu bergolak dalam diri aku     –kayak sensasi geli-geli gitu. Pemakaian kata kepercayaan yang awalnya itu dari kata percaya juga seakan nunjukin ada satu hubungan khusus, spesial, lain dari yang lain, antara kita dengan Tuhan. You know, untuk bisa percaya sama seseorang itu sulit –bahkan buat percaya sama diri sendiri pun sulitnya setengah merana. Dan pemakaian kata ini tuh seolah nunjukin koneksi antara kamu dan Tuhan tanpa ada sesuatu apa pun yang jadi penengah, cuma berdua singkatnya.

Kedua, kesetiaan atau setia. Aku pernah baca di Alkitab, dari mana ya, Mazmur apa Amsal gitu (i’m bad at remembering things in detail), yang namanya orang setia itu susah banget buat ditemuin. Isi ayatnya itu kayak gini kurang lebih, ‘banyak yang menyebut diri baik hati tapi cuma sedikit yang setia’. Agak surprised sih, ternyata jadi baik itu ga sama artinya dengan jadi setia, and you know what, ternyata setia itu satu kemewahan dan super mahal plus langka. Dan untuk bisa setia, yang namanya percaya itu perlu. Percaya disini ga cuma sesimpel ‘oke, aku percaya kamu’ tapi sebuah pengakuan yang bilang ‘no matter what, aku cuma mau denger dan ikutin kamu aja’ atau kayak gini, ‘mau gempa kek, banjir bandang, topan, kalo kamu bilang aku mesti bertahan dan maju terus, aku bakal bertahan dan terus jalan buat kamu’. Kalo ditaruh ke frase gitu kedengaran cheesy dan biasa aja ya, tapi coba bayangin kamu ada di posisi yang kayak gitu, misal badai itu. Secara egonya manusia, pasti rasanya susah banget buat bisa punya dedikasi separah itu. Tapi itu dia, itu yang bikin yang namanya kesetiaan jadi mahal dan langka.

Terakhir, iman. Iman sendiri kalo berdasarkan pemahamanku artinya itu percaya sepenuhnya meskipun kayaknya engga ada satupun hal yang bisa bikin kita normally bisa mau percaya. Aku belum pernah baca yang lain selain Alkitab sih ya, tapi di situ dibilang kalau yang namanya iman itu muncul karena kesetiaan. Ayatnya bilang gini nih, ‘dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan’ (tekun=setia). Oke, di situ ga stated directly kata iman, tapi pengharapan di situ sama artinya dengan iman (dan yah, emang ada versi bahasa lain pake kata faith untuk sebut kata pengharapan itu). Waktu aku coba gali dan liat, kata pengharapan di ayat itu bisa didefinisikan begini, ‘berharap walaupun tidak ada dasar untuk berharap’ (yang mana singkatnya disebut iman). Ih, lucu ya, gimana bisa kita berharap kalau dasarnya bahkan engga ada? Itu dia makanya ada kepercayaan dan kesetiaan sebagai elemen pelengkap. Tanpa mau percaya dan terus setia dengan yang kita percayai, ga bakal ada yang namanya iman (bahasa manusianya sih, bisa pakai kata ekspektasi? atau mungkin berharap lah ya, gitu).

Aku pribadi suka sih, sama kata itu. Gimana ya, bilangnya. Sederhana, simpel (karena cuma lima huruf doang) tapi nyatanya maknanya itu jauh lebih… um, mesmerizing(?). Kayak, kata itu bisa nyentuh tepat ke pusat hati. Kayak cinta, lima huruf doang juga tapi nyatanya cinta bisa bikin kita ga jadi kayak kita, bisa bikin kita ngelakuin banyak hal yang diluar “mampu”-nya kita, entah itu sesuatu yang baik atau sebaliknya.

The more i think about it, aku makin fond sama yang namanya simplicity. Gimana ya, bilangnya. Buat orang yang cuma sekilas tahu aku, sekedar kenal, bisa aja mikirnya aku ini suka ngeremehin sesuatu, anggap sepele. Tapi engga gitu sebenarnya. Dibalik sukanya aku sama semua yang simpel dan ga ribet, ada satu kerumitan yang cuma aku yang bisa lihat dan paham. Kalo ada sesuatu, aku seringkali cuma ‘oh, ya udah sih, yang penting udah tahu gimana rasanya’ atau ‘ga apalah, toh, ga mati juga’. Omongan aku juga kayaknya sering kedengaran aneh dan ga jelas arahnya. Tapi ga cuma sekali dua kali aku kadang suka keluarin omongan yang kayaknya sederhana tapi bikin yang dengar ‘iya juga ya’ atau sesuatu yang simpel tapi bisa konek ke hati yang denger, yang bikin kalian mikir, ‘ni orang bisa gini juga ternyata’.

ANYWAY! Besok pra-pkk univ (pkk=pengenalan kehidupan kampus/ospek), besokannya pra-pkk fakultas. Habis itu lusanya udah pkk beneran sampe Sabtu lagi. Terus minggu depannya udah kuliah. Aaak, mixed feelings. Like, i’m happy and excited, tapi di sisi lain aku merasa belum pantas dan ga siap (just like pertama kali aku kelas dua belas –aku kasih tau kalo belom tahu, waktu itu aku butuh seminggu lebih biar bisa terima kenyataan kalau aku udah kelas dua belas… and i cried like, so many times cuma karena aku takut banget soal masa depanku /sigh/ i was such a coward). Will i even survive dan bisa punya temen? I’m so so bad at making new friends…

Mau ga mau aku jadi yang tingkatannya paling kecil lagi. Setelah tiga tahun berjuang buat masa SMA dan bertahun-tahun sebelumnya biar aku bisa SMA, aku mesti turun lagi, rasanya itu… Begitulah.

Jangan lupa banyak minum dan tidur cukup ya, Stars 🙂 Aku udah ga enak ini tenggorokannya, huhu :((( Jangan tidur kemalaman kayak aku juga yaa, itu juga bikin imun badan jadi lemah, jadinya gampang sakit. Semangat terus! Jangan mau kalah sama tugas-tugas sekolah, jangan mau kalah sama keadaan yang kayaknya nekan terus. KITA SEMUA PEMENANG, YOU GUYS ARE MY CHAMPION(s)!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s