announcement, Belajar, CHANGE, COUNTING STARS, LAGI BIJAK, LIFE HACK, LIFE IS TOUGH

jadi…? /lower case intended/ -throwback

everything happens for a reason. bahkan saat kejadian itu kamu rasa tidak menguntungkan pun, ada sesuatu yang Tuhan lagi usahakan buat kamu. meskipun rasanya sangat sakit, sebenarnya ada yang lagi Tuhan kerjakan buat kamu. you just have to give your all to Him. percaya kalau Dia hebat dan kamu layak untuk bisa saksiin kehebatan Dia. He is good to all of us, rencana dan masa depan indahnya Tuhan itu buat semuanya, you just need to wait a bit more.

akhirnya ada yang mau terima aku –setelah berkali-kali aku ditolak.

selasa lalu, hasil seleksi sbmptn diumumin. jujur, aku ketar-ketir separah-parahnya. aku degdegan sampe rasanya jantungku mau keluar —is that even possible? waktu mau cari web pengumuman, berkali-kali nge-crash. sekalinya bagus, aku yang bikin jadi gagal. sampai akhirnya aku buka web mirror dari untan –lupa kepanjangannya apa, ga liat– dan berhasil masuk. waktu ketik nomor peserta, tanganku gemetaran banget. sesekali cek nomornya bener apa engga. waktu aku klik tombol birunya, aku tutupin layarnya pake kertas kartu peserta sbm kemarin –kayak anak kecil, iya tahu. selesai loading, aku masih ngga turunin itu kertas. sampai akhirnya penasaran lebih dominan, aku turunin kertasku.

i expect di layar bakal ada kata maaf atau tidak seperti snmptn kemarin –aku jadi terbiasa ditolak– tapi tulisan disitu beda. untuk sesaat, aku jadi merasa buta huruf dan ga bisa paham apalagi cerna huruf-huruf yang tertera disitu, butuh beberapa saat sampai aku bisa tenang dan baca pelan-pelan. ada nama aku disitu. di bawahnya ada kata-kata kedokteran. aku keterima di unja, dengan prodi impianku. spontan aku balik badan dan bilang ke papi yang lagi nonton (tadinya papi di depan komputer, cari web pengumuman sbm, lalu pas liat aku, papi kasih ke aku biar aku liat dan cari sendiri), “pih, hana keterima di unja” dengan senyum khas anak kecil punyaku. papi langsung datang terus liat sendiri. lalu papi peluk aku dan doa. (aku iseng nyoba sekali lagi untuk terakhir kalinya, apa hasilnya bakal jadi ada kata tidaknya, dan puji Tuhan ga berubah, haha)

aku… ga tahu. aku… sejujurnya pengen kuliah di luar kota aja, aku bosan di jambi. tapi waktu baca kalau aku lulus masuk unja, di pikiran aku malah, “wah, pas, aku kan emang ada keinginan buat majuin jambi”. kadang-kadang hati kita emang jauh lebih paham dibanding pikiran kita sendiri.

semakin aku dewasa, semakin aku menjalani kehidupan, semakin aku paham sama cara kerjanya dunia. terkadang ga semuanya harus berjalan sesuai maunya kita. tidak semua yang kita inginkan bisa kita dapatkan. bahwa bagaimanapun ceritanya, cuma sesuatu yang sesuai rencana Tuhan yang bakal jadi.

i won’t take this as a success, tapi sebuah permulaan baru buat pembelajaran aku. aku baru aja naik level, dan aku masih mesti ngelakuin banyak hal super incredible lainnya agar bisa naik ke level selanjutnya lagi. this is all only the beginning of something bigger and harder. lagi-lagi aku harus siap bersusah-susah dan mulai dari nol. ah, ga rela rasanya. welcome (again), sleepless night(s)!

semuanya ini hasil dari kerja keras dan doa banyak orang. aku sangat berterima kasih sama kalian. terima kasih papi dan mami yang kemana-mana, tiap ketemu orang, selalu bilang aku bakal jadi dokter –yang mana otomatis mereka pasti aminin. terima kasih buat sekolah dari sd sampe sma –walaupun aku engga secinta itu sama sekolah, tapi tanpa sekolah ga bakal lulus dan dapat ijazah sma, yang mana ga bakal bisa kuliah. terima kasih untuk owen yang engga putus-putusnya dukung mimpiku –seperti yang pernah kubilang, semua orang perlu satu owen dalam hidup mereka. terima kasih untuk kesayangan berdua, misel dan sindi –kalian yang selalu jaga aku biar on track setiap aku mulai mau nyerah, kalian yang selalu bisa bikin aku tetep semangat. terima kasih pada teman-teman seperjuangan selama tiga tahun, dari awalan a sampe y, aku benar-benar sayang kalian —i always pray for you guys, bahkan sampe nangis, i don’t even know why, haha ;-; kalian berhasil bikin aku sayang sesayang-sayangnya, entah gimana caranya. terima kasih untuk semuanya. this is all for you guys, terima kasih doa dan semangatnya. God, i… can only say i want and for sure will love you even more –jatuh cinta terbaik versiku.

biologi… i never knew that i turn out liking you the most between those science-ish subjects. padahal awalnya aku fond nya sama fisika dan kimia. lalu tiba-tiba fisika terasa sulit, kimianya… tetep ada beberapa bagian yang aku suka sih, apalagi kalo aku ngerti pelajarannya, ehe. sebenarnya pas milih mapel ujian nasional, aku bingung milih antara kimia dan biologi. eh, ternyata hatiku maunya biologi. jadi yah, i chose biology. sekarang karena aku bakal kuliah kedokteran, aku bakal belajar biologi lagi. syukurlah tidak ada biologi tumbuhan –karena kalau iya, aku bakal remedial terus. beberapa kali aku baca, kuliah kedokteran bakal ada belajar pendalaman tentang saraf, pernapasan, dan lain-lain, dan itu dipisah. pengalaman belajar selama 13 tahun sekolah (tk dihitung), aku tipe yang bisa ngehafal istilah dengan cepat; pokoknya kalo hafalan, materinya bisa masuk cepet, selama materinya engga banyak banget. oke, aku mulai khawatir gimana jadinya kuliah nanti. tapi ga boleh khawatir! di Alkitab dibilang kalo khawatir itu engga ada gunanya, engga bakal nambahin apa-apa, jadi jangan khawatir! stop mikir terlalu banyak dan terlalu jauh, you’ll drain energy.

minggu depan bakal wawancara. satu pertanyaan yang sepertinya bakal ada: kenapa kamu mau jadi dokter? sulit. kenapa harus tanya kenapa? katanya cinta tanpa alasan itu baru cinta, lalu kenapa tanya? kalau aku jawab gitu, ditampol ngga ya sama yang wawancara? ;-;

kata mami, jawab jujur aja. kalau gitu ini jawabanku.

i see a lot of things happened, dan aku rasa dengan jadi dokter, aku bisa setidaknya meringankan beban orang lain. aku senang bantuin orang, aku senang lihat senyum orang setelah aku bantuin mereka, aku senang bisa jadi bagian kebahagiaan orang lain. aku merasa ada dorongan untuk membantu orang lain dengan cara jadi dokter. aku mau jadi dokter supaya bisa bantuin orang lain, mau sembuhin orang lain. aku mau jadi dokter karena hatiku bilang begitu.

mau jadi anggota sar, daftarnya pake tes fisik, jelas ga kuat. intinya, aku engga kuat kalo mesti yang lain yang aku pengenin, udah.

aku punya pesan penting! kalian yang keterima di perguruan tinggi negeri dalam provinsi, istilahnya lokal lah, engga ke luar kota, jangan berkecil hati. mari lihat dari sisi bagusnya. kamu menang, kamu masuk bagian jajaran pemenang! berhasil jadi satu dari seratus ribu yang terpilih dari tujuh ratus ribu orang yang mendaftar adalah sebuah pencapaian besar; be proud of yourself, kamu hebat, kamu bisa. selain itu, mari belajar untuk mengabdi pada tempat asalmu, karena kalau bukan kamu yang inisiatif, ga bakal ada kemajuan besar. kamu mungkin ga bisa ngubah dunia, tapi coba kerjain, layani orang dengan kerendahan hatimu dan semampu kamu, kamu bisa bikin mereka bahagia, yang kamu kerjain itu udah kasih perubahan berarti buat mereka, buat dunia mereka. percayalah, Tuhan jauh lebih tahu mana yang terbaik buat kamu. lagian, selama kamu bahagia belajarnya, kamu senang usahainnya, ya jalanin aja. intinya kamu bahagia, sesuai hatimu, udah, itu yang esensial.

yang belum lulus, semangat terus, masih banyak jalan yang bisa ditempuh –ada ujian mandiri dan smm ptn bag. barat. i… honestly don’t know bagaimana jadinya kalau aku ditolak lagi. tapi kalau lihat personaliti aku, kayaknya aku ga bakal terlalu ambil pusing dan yah, ikut smm. kalau ditolak lagi, aku kursus bahasa asing, mengingat i love to learn foreign languages –dan aku bahagia belajarnya. aku se…pasrah(?) itu.

another life lesson from this oldie is… banyak berdoa. mau ini mau itu, doain. ada ujian, tes, bawa doa ke Tuhan. terus juga doa biar bisa itu pas sebelum ujian, kalo udah ujian dan nunggu hasil, selain doa biar berhasil, bilang juga kamu minta dikasih keikhlasan biar apa pun hasilnya, hati kamu bakal tetap sukacita –karena ujian engga berhak ambil sukacita kamu. keep moving forward, jangan berlarut-larut. kalau orang lain berusaha untuk seret kamu pergi dari jalur yang sesuai hatimu, jangan takut untuk lepasin pegangan mereka dan terus jalan.

karena sebenarnya kamu engga pernah benar-benar sendirian. ada Dia lagi semangatin kamu dari atas, hehe.

terakhir, belajar untuk bisa menemukan hal positif walaupun kamu lagi berada di tengah-tengah negativity. sulit memang, tapi selalu ada, percaya deh.

#teamcollege2017 welcome, another schooling life.

ah, kehidupan memang berarti harus belajar dan terus belajar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s